Tips Mudah Membeli Pot Plastik

toko bunga jogjaTIPS MUDAH MEMBELI POT PLASTIK

Toko Bunga Jogja – Siapa diantara kalian yang gila tanaman? Pasti segala macam tanaman punya doong? hehehe. Salah satu yang dibutuhkan bagi Anda penyuka tanaman, pasti memerlukan pot bunga yang digunakan untuk media penanaman sesuatu tanaman. Jenis dari pot bunga ini salah satunya adalah pot bunga plastik. Nah agat menjadi pembeli yang baik juga, kita harus memperhatikan beberapa hal tips membeli pot plastik.

Berapa harga pot plastik?


Banyak pertanyaan yang masuk tentang harga pot plastik, baik harga pot plastik besar untuk tabulampot, harga pot plastik ceper untuk bonsai, maupun pot-pot plastik kecil untuk bibit sayur-sayuran. Saya sendiri tidak selalu update harganya. Karena di setiap daerah bisa berbeda-beda. Harga dipengaruhi oleh jarak kirim antara produsen dengan kios penjual.

Biasanya saya membeli dalam jumlah agak banyak untuk stok sendiri dirumah. Dengan membeli grosir seperti ini harganya biasanya lebih murah. Sewaktu-waktu membutuhkan tinggal ambil dari stock di rumah. Tak perlu bolak-balik ke kios penjual. Stock tersebut biasanya baru akan habis selama beberapa bulan kemudian, sehingga harga terbaru, sering tidak update.

Pot-pot plastik juga enak dipandang mata. Asalkan diatur atau ditata dengan baik. Cukup representatif ditempatkan dihalaman depan untuk pot tanaman hias. Sifatnya yang ringan, liat, tidak mudah pecah menjadi pilihan yang aman bagi anak-anak. Bandingkan misalnya dengan pot keramik. Jika tertabrak anak-anak yang main sepeda di halaman akan pecah berantakan. Pecahannya sangat mungkin mencederai mereka.

Pot-pot daur ulang ukuran kecil (diameter 13 - 26 cm)

Pot-pot daur ulang ukuran kecil (diameter 13 – 26 cm)

Kriteria terakhir kenapa saya memutuskan menggunakan pot plastik daur ulang karena ramah lingkungan.

Mungkin anda akan protes: “bukankah plastik adalah material tidak ramah lingkungan yang sulit terurai di alam ?”

Anda benar. Tetapi perlu diingat bahwa pilihan saya adalah “pot plastik daur ulang”, bukan “pot plastik” yang terbuat dari material plastik baru.

“Memangnya ada bedanya, antara bahan daur ulang dengan bahan baru ?”

Tentu saja ada perbedaan signifikan. Saat ini, penggunaan plastik untuk bungkus segala macam produk keperluan sehari-hari seakan tak tergantikan. Akibatnya sampah plastik menjadi isu lingkungan yang paling mengkhawatirkan.

Untuk mengurangi beban yang harus ditanggung alam dari pencemaran sampah plastik, cara yang paling sederhana adalah:

  1. Menghindari penggunaan bahan-bahan yang tidak mudah terurai seperti plastik
  2. Atau minimal mengurangi penggunaannya
  3. Atau mendukung upaya untuk daur ulang

Proses daur ulang sampah plastik pada point ke 3 diatas adalah salah satu upaya ekologis yang sangat penting untuk mendukung efektifitas menggunaan material anorganik yang sulit diurai alam.

Bagaimana dengan ukuran pot yang digunakan?

Di pasaran terdapat berbagai macam ukuran pot plastik. Biasanya dibedakan berdasarkan diameter mulut pot. Sayangnya tidak ada ukuran standard, sehingga anda akan menemukan banyak sekali ukuran diameter pot.

Dalam penggunaannya: besar kecilnya pot disesuaikan dengan ukuran tanaman. Untuk sebagian besar tabulampot seperti mangga, aneka jeruk-jerukan, sawo, kelengkeng dll. bisa ditanam pada pot ukuran diameter 40 – 50 cm.

Semakin besar pot yang digunakan, tentu saja semakin bagus bagi tanaman. Karena perakaran tanaman akan lebih leluasa menembus media tanam. Dukungan pada pertumbuhan tanaman akan lebih baik.

Saya sendiri lebih suka menggunakan pot maksimal ukuran 50 cm saja untuk tabulampot. Pertimbangannya adalah kemudahan mobilitas pot. Semakin besar pot semakin berat pula upaya untuk memindahkannya. Pot plastik ukuran 50 cm masih memungkinkan diangkat dan dipindahkan seorang diri. Sedangkan pot berukuran 60 cm atau lebih umumnya menjadi terlalu berat dipindahkan sendiri, harus minta bantuan orang lain untuk membantu mengangkat.

Untuk tabulampot tanaman perdu berukuran kecil seperti lolita cherry, beach cherry, dewandaru, jeruk kinkit, dll bisa menggunakan pot diameter lebih kecil, sekitar 30 sampai 40 cm.

Pot untuk menanam sayur-sayuran daun seperti bawang daun, sawi caisim, sereh (lemongrass), cabe merah, cabe rawit dsb. bisa menggunakan pot ukuran 25 cm.

Sedangkan untuk menanam sayuran cabut seperti bayam hijau, bayam merah, kangkung dan sejenisnya, sebaiknya gunakan pot ceper (pendek) dengan diameter besar sekitar 40 cm atau lebih. Supaya dapat menampung banyak tanaman. Ketebalan media tanam pada pot ceper masih memungkinkan untuk pertumbuhan sayuran cabut. Mengingat sayuran seperti ini cukup dengan kedalaman media tanam sekitar 15 cm saja. Jika menggunakan pot normal akan memboroskan penggunaan media tanam.

TOKO BUNGA ASRI – Toko bunga jogja / pusat florist jogja / toko bunga online jogja & murah. Berdiri sejak tahun 1990, dengan pengalaman yang sudah puluhan tahun dan tenaga profesional di bidangnya, kami siap melayani segala macam rangkaian bunga. Bergabung KLIK DISINI. Hubungi Kami Telp : (0274) 517721 / 0822 2587 3935 (BU ASRI) / 081 125 8077 (DRAJAD) | Email : bungaasri@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat