artikel

Tips Merawat Bunga Krisan

TIPS MERAWAT BUNGA KRISAN

Tips Merawat Bunga Krisan – Di dalam postingan sebelumnya, sudah kita singgung bagaimana cara menanam bunga krisan. Bagaimana? Tertarik bukan untuk menanam bunga krisan? Bunga krisan ini setelah melalui proses penanaman, juga harus tetap diperhatikan bagaimana cara merawatnya. Yuk intip tips merawat bunga krisan berikut ini.

Cara Merawat Bunga Krisan

  1. Amati penempatan krisan di kios bunga tatkala kita membelinya, apakah terkena cahaya pagi siang atau sore saja atau malah fullsun. Jangan sungkan-sungkan bertanya pada penjual mengenai perawatan sehari-hari yang dilakukannya terhadap bunga krisan.
  2. Jika informasi yang kita dapat sedikit sekali atau keadaan lingkungan kita berbeda dengan lingkungan si penjual, kita tempatkan saja pot krisan di tempat yang teduh. Untuk urusan pembungaan, krisan memang memerlukan cahaya yang cukup bahkan di tempat-tempat atau dataran tinggi harus ada tambahan pencahayaan. Namun itu urusan nanti. Kita fokus pada ‘penyelamatan’ krisan kita untuk melalui proses adaptasinya. Langkah pertama yang saya lakukan membawa pulang krisan yakni menempatkannya di tempat teduh. Biarkan saja wadah dari si penjual, nggak usah diganti. Nanti saja kalau krisan kita bisa selamat melewati proses adaptasinya kita pindahkan krisan ke tempat sesuai keinginan kita.
  3. Bila krisan nampak segar berarti krisan sudah melalui tahap adaptasi dengan lingkungan barunya. Maka langkah selanjutnya adalah mengganti media dan potnya. Pilih pot yang lebih besar dari semula, makin besar makin baik agar tak stress bila berganti-ganti media. Isi dengan campuran tanah, pasir – sedikit saja prosentasenya –, sekam, humus, dan pupuk. Kalau humus tidak ada, ganti dengan cacahan daun-daun kering, daun apa saja boleh. Kalau saya biasanya menggunakan guguran daun jati pohon tetangga yang daunnya banyak berserakan di kebun saya. Saya nggak tahu kelebihan dari daun jati ini. Namun adik sepupu saya pernah mengekspor humus daun jati ke negeri Jepang. Jadi saya ikut-ikutan saja menggunakannya. Sedang pupuknya boleh pake kotoran sapi, kambing, ayam, kuda, pupuk pabrik, atau lainnya, terserah saja. Its OK. Mengenai komposisinya relatif, tergantung stok yang ada. Namun kalau pake pupuk pabrik gunakan seperlunya sesuai instruksi pada kemasannya.
  4. Meski krisan sudah beradaptasi jangan letakkan di tempat yang full sun. Cukuplah barang 3 – 4 jam saja. Krisan saya bila pagi hari jam 6 hingga ½ 8 hanya terkena pantulan sinar matahari dari tembok rumah tetangga yang kebetulan berwarna putih. Barulah mulai jam 8 hingga jam 12 siang atau paling lama hingga pukul ½ 1 krisan saya terkena full matahari.
  5. Rajin-rajin menyiraminya, paling banter sehari 3x – pagi, siang, petang – namun jangan berlebih atau lembek. Bila keadaan media masih terlihat basah, ya nggak usah disiram. Namun umumnya di daerah panas dan rendah, media memang lebih cepat kering. Kalau anda kerepotan melakukan penyiraman, taruh saja krisan di tempat yang ternaung, namun masih terkena sinar meskipun belang-belang.
  6. Hindari terkena panas langsung antara jam 11 – 14 siang saat matahari sedang terasa panas-panasnya. Bila krisan tampak nyaman-nyaman saja meski panas menyengat, ya biarkan saja, toh dalam proses pembungaannya, krisan juga butuh sinar matahari.
  7. Sabarlah menunggu kala berbunga. Yakinlah bahwa bila perawatan telaten, si bunga akan memancarkan kecantikannya kepada anda.
  8. Bila saat mekar anda ingin tampilan krisan sempurna, buanglah beberapa kuncup atau bunga – terutama yang ‘cacat’ –, agar pasokan makanan bisa terfokus pada bunga-bunga yang tersisa. Dengan begitu bunga akan mekar dengan besar, cantik dan mempesona.

TOKO BUNGA ASRI – Toko bunga jogja / pusat florist jogja / toko bunga online jogja & murah. Berdiri sejak tahun 1990, dengan pengalaman yang sudah puluhan tahun dan tenaga profesional di bidangnya, kami siap melayani segala macam rangkaian bunga. Bergabung KLIK DISINI. Hubungi Kami Telp : (0274) 517721 / 0822 2587 3935 (BU ASRI) / 081 125 8077 (DRAJAD) | Email : bungaasri@gmail.com

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *